Kasus Minyak Goreng, Mendag Dukung Penegakan Hukum

Jakarta: Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi tegas mendukung penuh proses hukum terhadap mantan bawahannya yang terjerat kasus dugaan suap izin ekspor minyak goreng.

Pernyataan ini menyambut pengumuman Kejaksaan Agung saat menetapkan Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan nonaktif Indrasari Wisnu Wardhana sebagai salah satu tersangka kasus tersebut.

“Kami menyatakan dengan tegas, Kementerian Perdagangan tetap dan terus mendukung proses hukum yang tengah berjalan saat ini. Kementerian Perdagangan siap memberikan informasi yang diperlukan dalam proses penegakan hukum,” tegas Mendag Muhammad Lutfi melalui YouTube Kemendag di Jakarta, Rabu (20/4/2022).

Ia mengutarakan, tindakan korupsi dan penyalahgunaan wewenang menimbulkan kerugian negara, berdampak pada perekonomian nasional, serta merugikan masyarakat.

“Kami juga telah menginstruksikan jajaran Kemendag, untuk membantu proses penegakan hukum yang tengah berlangsung. Kami menghormati proses hukum ini, dan berharap proses hukum dapat berjalan dengan baik,” tandasnya.

Sebelumnya, Lutfi telah menunjuk Direktur Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Kementerian Perdagangan, Veri Anggrijono, sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag.

Veri Anggrijono menggantikan tugas Indrasari Wisnu Wardhana yang sedang menghadapi kasus hukum sebagai tersangka dugaan suap izin ekspor Minyak Goreng.

“Menteri Perdagangan telah menunjuk Dirjen Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Veri Anggrijono sebagai Plt. Dirjen Perdagangan Luar Negeri. Keputusan ini merupakan tindak lanjut dari penetapan status Dirjen Perdagangan Luar Negeri sebagai tersangka dalam dugaan gratifikasi atau suap pemberian izin persetujuan ekspor minyak goreng oleh Kejaksaan Agung RI,” kata Sekretaris Jenderal Kemendag Suhanto dalam pernyataan pers di Jakarta, Rabu (20/4/2022).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Polisi Mengamankan Uang Palsu dari Pedagang

Kam Apr 21 , 2022
Kota Bima: Kepolisian Resort (Polres) Bima Kota mengamankan sejumlah uang palsu yang diterima pedagang di Kota Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB). “Peredaran uang palsu terjadi saat aktivitas belanja di tempat ramai. Mereka memanfaatkan kelengan penjual yang cepat menerima yang saat membayar, tanpa menelitinya,” kata Kasi Humas Polres Bima Kota, IPTU […]
uang22

You May Like